Wednesday, April 6, 2016

UNDANGAN SANG MAHARAHIM

MINGGU PASKAH III TAHUN C 2016
 
Kapan Sang Maharahim mengundang? Pertanyaan itu tentu pernah hadir dalam diri kita. Setiap hari bahkan setiap saat Sang Maharahim mengundang diri kita untuk mengalami belaskasih-Nya. Undangan tersebut tidak harus segala sesuatu yang menyenangkan, namun kerap kali membawa diri kita untuk mengalami dan menjadi saksi wafat dan kebangkitan-Nya dimanapun dan kapanpun.
Di balik kesemuanya itu, Allah Sang Maharahim ingin memberikan pengalaman rohani sebagai tanda kita diundang untuk dicintai-Nya dan mengalami belaskasih-Nya. Dalam melaksanakan itu semua, Sang Maharahim tetap akan menyertai kita dengan mengutus Roh Kudus-Nya untuk mendampingi  dan membimbing kita dalam segala perkataan dan perbuatan. Apakah kita sanggup bekerja sama dengan Roh Kudus-Nya (bdk. Kisah Para Rasul 5:27b-32.40b-41)?

Setiap orang diundang bukan saja untuk mengalami belaskasih-Nya, melainkan juga kuasa-Nya yang menghalau aneka kejahatan, mengalami kelimpahan oleh karena kekayaan-Nya yang tak terhingga, memperoleh hikmat kemurahan hati-Nya dan kekuatan dalam menjalani hidup; supaya dengan persekutuan bersama-Nya setiap orang mendapatkan penghormatan dan kemuliaan, sehingga setiap orang mampu memuji dan mengagungkan keluhuran nama-Nya sebagai Sang Maharahim (bdk Wahyu 5:11-14).

Kita akan mengetahui dan mengerti undangan Sang Maharahim, kalau kita sungguh mengenal-Nya melalui kebiasaan yang dilakukan-Nya kepada kita setiap hari dan setiap saat. Selama diri kita belum mengenal-Nya dengan baik, maka kapanpun dan dimanapun Sang Maharahim mengundang, tidak akan membuat kita mampu menanggapi undangan-Nya tersebut. Untuk mengenal-Nya harus dimulai dari pengalaman akan kehadiran-Nya, menjalin relasi dan memiliki kebiasaan duduk di dekat-Nya sambil mendengarkan Dia bersabda; belajar mengenal-Nya melalui segala perintah dan pemberian-Nya; mengalami cinta-Nya melalui kehadiran sesama. Jika semuanya ini kita lakukan, pertanda kita sungguh mencintai-Nya lebih dari segala sesuatu (bdk. Yohanes 21:1-19). (P. Dedy.S)


No comments:

Post a Comment